The Beauty of Waiting

“Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya (Pengkhotbah 3:1)”

Siapa sih yang suka menunggu? Gak banyak. Jangan tanya saya. Saya mungkin termasuk orang yang ga sabar dalam banyak hal. Ini adalah sesuatu yang jadi kelemahan saya, dan saya sedang belajar dibimbing Bapa buat memperbaiki hal tersebut.

Karena faktanya, saat ini saya sedang dalam masa menunggu.

Tebak apa? Gak kok, bukan nunggu jodoh, hahaha.

Tepatnya saya sedang menunggu pekerjaan.

Yup. Saat ini saya sedang berstatus pengangguran jobseeker. Setelah saya wisuda pada bulan Februari lalu, kini saya sedang mencoba beberapa pekerjaan dan sedang memasuki tahap akhir untuk diterima bekerja (doakan saya ya 😀 ).

Tapi saya gak sedang pengen bahas gimana tips and trick buat melamar pekerjaan, atau pengalaman saya melamar di berbagai perusahaan dan seleksi yang saya lewati (well, itu penting juga sik, cuman gak ditulisan ini). Di tulisan ini saya lebih pengen share pengalaman saya saat menunggu.

Continue reading “The Beauty of Waiting”

Falling in Love: Personal Experience

Pernahkah gak bertanya-tanya, mengapa ada istilah ‘jatuh’ dalam cinta? Saya sering membayangkan cinta sebagai sebuah lubang besar yang menganga, yang dapat membuat orang yang tidak berhati-hati terperangkap di dalamnya. Aneh? Well, gak juga sih. Ada banyak banget contoh kan? Seseorang yang dengan alasan cinta meninggalkan Tuhan, ato terjerumus dalam pergaulan bebas, ato pacaran beda agama. Karena banyak banget kasus parah (ato jangan-jangan saya agak pesimis?), saya selalu hati-hati buat topik satu ini. Seberhati-hatinya saya, tetap saja, ada saat dimana saya jatuh.

Continue reading “Falling in Love: Personal Experience”