Grow UP

Saya pernah menjadi seorang philo-sophia.

Saya pernah mencintai buku, mengagumi orang yang dipenuhi dengan pengetahuan dan kebijaksanaan.

Saya pernah menyukai diskusi ilmiah, mengikuti perkembangan penemuan, menikmati sastra klasik.

Sampai pada titik dimana saya mencintai seorang pria dengan semua kebalikan yang ada pada saya.

Ia menyukai keramaian, ia menyukai musik, ia senang berada dalam gerombolan, membahas berbagai hal yang seru dan kehidupan sehari-hari. Ia mengikuti politik, ia memahami karakter, ia terlibat dalam berbagai intrik maupun lobi-lobi.

Dunianya ramai. Dunia saya senyap.

Sampai kemudian saya mempertanyakan apa dunia yang saya miliki ini adalah salah. Sampai saya ragu dengan nilai yang selama ini saya pegang, orang-orang yang saya andalkan, idealisme yang saya bangun sendiri. Continue reading “Grow UP”

Advertisements